PERSIDANGAN TIPIKOR PROYEK REHAB JALAN MAMPALISAN-SMA 2 KAB. BANGGAI LAUT TA. 2015 DAN PROYEK PEMBUATAN PABRIK KRUPUK KAB. BANGGAI KEPULAUAN TA.2015 MEMASUKI TAHAP AKHIR

kejaribanggai4Persidangan Tindak Pidana Korupsi Proyek / kegiatan  Rehab Jalan Mampalisan – SMAN 2 Kab. Banggai Laut TA. 2015 dengan Terdakwa Drs.RU,   Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kabupaten Banggai Laut Tahun 2015 selaku PA/KPA,  Z,ST.,Kepala Bidang Bina Marga dan Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kabupaten Banggai Laut Tahun 2015, selaku PPK dan TL Alias KA  Kontraktor selaku Pihak Ketiga/ Rekanan Penyedia Barang  memasuku tahap akhir  yaitu pemeriksaan Terdakwa pada hari Rabu 5 April 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palu.

Selain Kegiatan Rehab Jalan Mampalisan – SMAN 2 Kab. Banggai Laut TA. 2015, Kejaksaan Negeri Banggai Laut secara bersamaan  juga sedang menyidangkan perkara Tindak Pidana Korupsi dalam Kegiatan / proyek Pengadaan peralatan Pembuatan Krupuk ikan 4 (empat) set TA. 2015, dengan Terdakwa : Drs.UU, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, selaku PA/KPA,  AA, STPi. PNS pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan selaku PPK, WA, SPi, Kabid bidang sarana dan prasarana Mutu Pengolahan hasil Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan selaku PPTK, dan PT, ST Alias KP. Wiraswasta / Kontraktor  selaku Penyedia barang,  dengan agenda pemeriksaan Terdakwa pada siding hari Kamis tanggal 6 April 2017.

Kegiatan  Rehab Jalan Mampalisan – SMAN 2  pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kab. Banggai Laut TA. 2015

  • Pada Tanggal 09 Maret Tahun 2015 Ditetapkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kabupaten Banggai Lautuntuk Program Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan dimana Pagu Dana pada Pekerjaan Kegiatan Pembangunan Jalan Mampaliasan SMA pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kabupaten Banggai Laut senilai Rp.1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) yang bersumber pada Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Banggai Laut Tahun Anggaran 2015.
  • berdasarkan Surat Penunjukan Penyedia Barang / Jasa (SPPBJ) Nomor 620/626/SPPBJ/RPJ-DAU/PUP/2015 Tanggal 29 Juli 2015 Perihal Penunjukan Penyedia Barang / Jasa Untuk Pelaksanaan Pekerjaan Paket Rehabilitasi Jalan Ruas Mampaliasan – SMA 2 Kecamatan Banggai yang di kerjakan oleh CV.ELSHADDAI dengan Nilai Penawaran Terkoreksi Rp. 916.953.000,- (sembilan ratus enam belas sembilan ratus lima puluh tiga ribu rupiah).

Kemudian Ditandatangani Surat Perjanjian Nomor 620/310/KONT./PRJ-DAU/PUP/2015 Antara Terdakwa  Z, ST  selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan Yunike Ariani Tali selaku Direktris CV.ELSHADDAI yang beralamat di Jalan Profesor Mohamad Yamin No.82 Rt.028 Rw.011 Kelurahan Luwuk Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah selaku Penyedia Barang Tanggal 12 Agustus 2015 dengan Nilai Kontrak916.953.000,- (sembilan ratus enam belas sembilan ratus lima puluh tiga ribu rupiah)dan juga Diterbitkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor 620/312/SPMK/RPJ-DAU/PUP/2015 Tanggal 14 Agustus 2015 dengan Waktu Penyelesaian selama 130 (seratus tiga puluh hari) Hari Mulai Tanggal 14 Agustus 2015 sampai dengan Tanggal 21 Desember 2015 dan Diketahui Oleh Terdakwa Drs. RU selaku Pengguna Anggaran.

  • Bahwa semua tanda – tangan Yunike Ariani Tali selaku Direktris CV.ELSHADDAI di dalam dokumen pengadaan barang ditanda-tangani oleh Terdakwa TL Alias KA berdassarkan surat perrjanjian pinjam perusahaan tanggal 03 Agustus 2015 dengan fee sebesar 2 % atau sebesar rp. 17.000.000.-
  • Terhadap proyek tersebut telah diterbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) sebagai berikut :
  1. Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Nomor 284/SPP-LS/BL/PUP/2015 Tahun 2015 Tanggal 09 September 2015 dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Nomor 3691/SP2D-LS/IX/2015 Tanggal 22 September 2015Untuk Pembayaran Langsung Guna Biaya Uang Muka 30 % senilai Rp. 275.085.900,- (dua ratus tujuh puluh lima juta delapan puluh lima ribu sembilan ratus rupiah) ;
  2. Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Nomor 477/SPP-LS/BL/PUP/2015 Tahun 2015 Tanggal 20 November 2015 Untuk Pembayaran Langsung Guna Biaya MC 01 – 03 (Fisik 32,178%) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Nomor 7739/SP2D-LS/XII/2015 Tanggal01 Desember 2015senilai Rp. 191.782.500,- (seratus sembilan puluh satu juta tujuh ratus delapan puluh dua ribu lima ratusrupiah)
  3. Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Nomor 573/SPP-LS/BL/PUP/2015 Tahun 2015 Tanggal 14 Desember 2015 dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Nomor 9105/SP2D-LS/BL/XII/2015 Tanggal23 Desember 2015 Untuk Pembayaran Langsung Guna Biaya MC 04 (Fisik 50,406%) senilai Rp. 108.644.250,- (seratus delapan juta enam ratus empat puluh empat ribu dua ratus lima puluh rupiah)
  4. Surat Perintah Membayar (SPM) Nomor 788/SPM-LS/BL/PUP/2015 Tanggal 29 Desember 2015 Yang Ditandatangani Oleh Terdakwa Drs. RU Untuk Pembayaran Langsung Guna Biaya MC 05 (Fisik 100%) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Nomor 10403/SP2D-LS/BL/XII/2015 Tanggal31 Desember 2015senilai Rp. 295.592.700,- (dua ratus sembilan puluh lima juta lima ratus sembilan puluh dua ribu tujuh ratusrupiah), namun tidak ada Laporan Final hands Over (FHO)
  5. Surat Perintah Membayar (SPM) Nomor 870/SPM-LS/BL/PUP/2015 Tanggal 31 Desember 2015 dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Nomor 10470/SP2D-LS/BL/XII/2015 Tanggal31 Desember 2015 yang Ditandatangani Oleh Terdakwa Drs. RU Untuk Pembayaran Langsung Guna Biaya Retensi (5%) senilai Rp. 45.847.650,- (empat puluh lima juta delapan ratus empat puluh tujuh ribu enam ratus lima puluhrupiah)
  • Kenyataan di Lapangan di dapati Pekerjaan Lapen (Lapis Penetrasi) dan Sand Sheet / Lapis Tipis Aspal Pasir di Jembatan SMA 2 Banggai Laut belum di laksanakan, kemudian Alimuddinbersama Tim PPHPtidak dapat Menerbitkan Surat yang Menyatakan Pekerjaan Selesai / Provosional Hand Over dengan alasan Pekerjaan tidak selesai 100 % (seratus persen) di karenakan belum di kerjakan Pekerjaan seluruhnya dengan alasan Alat masih rusak, dan tidak ada kepastian dari Pihak Pelaksana untuk melanjutkan Pekerjaan itu dikarenakan Terdakwa TLAlias KA (memiliki 3 (tiga) Pekerjaan yang berlainan.
  • Terdakwa Z, ST selaku PPK atas Persetujuan Terdakwa Drs. RU kembali mengajukan Surat kepada Ir. Alimuddin Nomor 620/37/S.PHO/XII/BMCK-PJ/PUP/2015 Tanggal 30 Desember 2015 kepada Tim Provosional Hand Over (PHO) Perihal Pemeriksaan Fisik untuk PHO yang diterima Ir. Alimuddin Tanggal 14 Juni 2016, hal tersebut dilakukan dikarenakan banyaknya Pekerjaan / keterbatasan Tim PPHP dan Permohonan Pihak Penyedia Barang untuk segera dicairkan sehingga Surat tersebut merupakan Dasar Pencairan Pekerjaan MC 05 (Fisik 100%) senilai Rp. 295.592.700,- (dua ratus sembilan puluh lima juta lima ratus sembilan puluh dua ribu tujuh ratusrupiah) dan Biaya Retensi 5 % (lima Persen) senilai Rp. 45.847.650,- (empat puluh lima juta delapan ratus empat puluh tujuh ribu enam ratus lima puluhrupiah)
  • Bahwa setelah dilakukan pengujian berupa berupa pengujian  Dokumen, pengujian lapangan / pengambilan contoh di lapangan dan pengujian laboratorium  oleh Ahli WILSON SAIKO, ST., MT  berdasarkan Surat Kepala Dinas Bina Marga Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor : 620.26/1551/UPT-LAB Tanggal 5 Desember 2016 disimpulkan bahwa Bila Data HasilUjiAbrasiDomatoGunungTinakin(43%) dibandingkandenganketentuanSpecifikasipadaTabel 2 dan 3 untukPekerjaan Lapis PondasidanLapen (40%)
  • Akibat Perbuatan para Terdakwa Negara Dirugikan sebesar 192.086.166,40 (seratus sembilan puluh dua juta delapan puluh enam ribu seratus enam puluh enam koma empat puluh rupiah)

Pengadaan peralatan Pembuatan Krupuk ikan 4 (empat) set  pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Banggai Kepulauan TA. 2015

  • Pada Tahun Anggaran 2015, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan telah menganggarkan penggunaan dana DAK sebesar Rp.1.587.276.368 ( satu millyar lima ratus delapan puluh tujuh juta dua ratus tujuh puluh enam ribu tiga ratus enam puluh delapan rupiah), di tambah Dana Pendamping DAU sebesar Rp.158.727.636; (seratus lima puluh delapan juta tujuh ratus dua pulug tujuh ribu enam ratus tiga puluh enam rupiah) maka Pagu Anggaran untuk Pengadaan peralatan Pembuatan Krupuk ikan 4 (empat) set sebesar Rp. 1.746.004.004; (satu millyar tujuh ratus empat puluh enam juta empat ribu empat rupiah)
  • Terdakwa UU, S.Sos,selaku Pengguna Anggaran (PA) / Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berdasarkan Surat Keputusan Bupati Banggai Nomor : 166 Tahun 2015, Terdakwa AA, S.ST.Pi  selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),  WA, S.Pi menjabat selaku Pejabat pelaksana Teknis kegiatan (PPTK)
  • Bahwa dalam menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Spesifikasi Teknis barang yang akan diadakan, maka Terdakwa AA, S.ST.Pi bekerjasama dengan dengan Terdakwa WA, S.Pi yang menjabat selaku Pejabat pelaksana Teknis kegiatan (PPTK). Bahwa peran Terdakwa WA, S.Pi adalah melakukan penyusunan item-item barang yang diadakan beserta harganya. Dalam penyusunan item barang yang di perlukan untuk 1 (satu) set peralatan pembuatan Kerupuk ikan, maka Terdakwa WA, S.Pi selalu melakukan komunikasi dengan Dra. INDAH TIJMULIWATI alias Ibu Indah (salah seorang pengusaha yang nantinya termasuk salah satu calon penyedia dalam pekerjaan pengadaan mesin kerupuk), dan dari hubungan komunikasi yang dilakukan oleh Terdakwa  WA, S.Pi  dengan saksi Dra. INDAH TIJMULIWATI maka Terdakwa WA, S.Pi mendapatkan Brosur harga dari Perusahaan CV.GRAHA GLOBALINDO Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur yang selanjutnya digunakan harga-harganya untuk menyusun HPS ;
  • Terdakwa , S.Pi telah mendapatkan 10 (sepuluh) jenis barang  yang telah di tentukan Spesifikasi dan harganya dari Perusahaan CV.GRAHA GLOBALINDO selanjutnya saksi WIWIK ALFIAH, S.Pi menaikkan harga Real Cost dalam brosur Perusahaan CV.GRAHA GLOBALINDO untuk mencukupi anggaran yang  tersedia.
  • Bahwa terdapat 5 (lima) item barang lainnya spesifikasi dan harganya saksi .WIWIK ALFIAH, S.Pi  tentukan sendiri yaitu menggunakan bahan stainlees steel, barang tersebut didapat setelah Terdakwa WA, S.Pi menghubungi saksi Dra.INDAH TIJMULIWATI ALIAS Ibu Indah, barang tersebut berupa  : Rak oven, Display cooler, Ram stainlees steel kukusan, Kristik alas ram dan Kereta ram kukus
  • Selain itu terdapat 15 (lima belas) item barang yang Terdakwa WA, S.Pi tentukan sendiri spesifikasinya setelah brosing melalui website sedangkan harganya Terdakwa WA, S.Pi dapatkan dari informasi saksi.INDAHTIJMULIWATI  ALIAS  Ibu Indah, yaitu : Pisau perajang, Plastic packingan,  Kompor gas, Tabung gas, Alumunium foild, Kuali penggoreng besar, Dandang kukusan, Sutil besar Indonesia, Celemek, Sarung tangan plastic, Sarung tangan kain, Timbangan duduk, Timbangan packinga,n,  Freezer untuk lontongan, Freezer ikan
  • pada bulan Oktober 2015 Terdakwa AA, S.ST.Pi mengirim surat ke ULP Kabupaten Bangkep dengan surat penghantar No.523.870/    / Dislutkan /x/ 2015 untuk dilakukan pelelang kegiatan Pengadaan peralatan mesin Pembuat Kerupuk ikan sebanyak 4 (empat) set di sertai dengan Daftar Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Spesifikasi teknis Pengadaan Peralatan pembuat Kerupuk Ikan 1 set, Owner Estimate (OE), dengan Pagu Anggaran sebesar 1.743.170 ( satu millyar tujuh ratus empat puluh tiga juta seratus tujuh puluh ribu rupiah)
  • pada hari senin Tanggal 2 November 2015 pihak pokja III ULP Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan Pembukaan penawaran kegiatan Pengadaan Peralatan Pembuat mesin Kerupuk ikan sebanyak 4 (empat) set pada Dinas kelautan dan perikanan Kabupaten bangkep 2015 dengan pagu anggaran sebesar Rp.1.743.170.000 ( satu millyar tujuh ratus empat puluh tiga juta seratus tujuh puluh ribu rupiah )
  • INDAHTIJMULIWATI selaku pihak yang pernah memberikan masukan informasi harga dan spesifikasi barang kepada Terdakwa WA, S.Pi dalam penyusunan HPS mengikutkan perusahaan CV. Banggai Daya Persada yang diajukan oleh LUKMAN ABD JABAR dalam lelang Pengadaan Peralatan pembuatan Kerupuk Ikan di ULP Kabupaten Banggai Kepulauan.
  • Dalam proses lelang, LUKMAN ABD JABAR menggunakan perusahaan CV. Banggai Daya Persada untuk melakukan penawaran di ULP, selain itu saksi LUKMAN ABD JABAR mengikutkan 4 (empat) Perusahaan lainnya yaitu CV. Sigit Abadi, CV.AYU CIPTA TEKNIK, CV.ADI DARMA PERKASA dan CV.MENARA DINAMIKA SELARAS, yang berfungsi hanya sebagai perusahaan pendamping yang akan digugurkan dengan sendirinya jika mengikuti tahapan lelang sebab dokumen-dokumennya dari awal tidak lengkap dan perusahaan yang disiapkan sebagai Calon pemanang adalah CV.BANGGAI DAYA PERSADA
  • Terdakwa PT., ST Alias KP dalam mengikuti proses lelang membawa dan menggunakan 2 (dua) perusahaan yaitu CV.Adiyatma dan CV.MAIZHA sebagai perusahaan pendamping yang dari awal tidak lengkap dokumennya dan pada saat melakukan penawaran menggunakan 1 komputer, IP Address dan password dari kedua perusahaan tersebut di pegang oleh Terdakwa  , ST. Alias KP
  • setelah dilakukan proses evaluasi administrasi, Teknis, Harga dan Kualifikasi oleh Pokja III ULP Kabupaten Banggai Kepulauan maka CV.ADIYATMA dengan kuasa Direkturnya Terdakwa PT alias KPdi tetapkan sebagai pemenang lelang dengan harga penawaran sebesar 1.699.000.000 (satu millyar enam ratus Sembilan puluh Sembilan juta rupiah) sesuai Surat penetapan Pemenangan Hasil Pelelalangan Nomor : 225 / ULP / Pokja III / Bangkep / 2015 Tanggal 18 November 2015
  • Terdakwa AA, S.ST.Pi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) berdasarkan Surat Nomor : 523.870/02/SPJB/DISLUTKAN/IX/DAU/2015 Tanggal 18 November 2015 telah menunjuk CV.ADIYATMA sebagai penyedia Barang dan Jasa pada pekerjaan Pengadaan Peralatan Pembuat Kerupuk Ikan sebanyak 4 (empat) set pada Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Bangkep Tahun 2015.
  • Terdakwa AA, S.ST.Piseharusnya menolak menandatangani Surat Penunjukan Penyedia Barang dan jasa (SPJB) jika terjadi persengkongkolan antar calon penyedia yang dapat mengakibatkan terjadinya persaingan tidak sehat namun dalam hal ini tidak dilakukan dan  tetap menerbitkan SPJB, dengan nilai kontrak sebesar 1.699.000.000 ( satu millyar enam ratus Sembilan puluh Sembilan juta rupiah ) dengan waktu pelaksanaan selama 38 (tiga puluh delapan) hari kalender dimulai Tanggal 23 November 2015 sampai dengan 31 Desember 2015.
  • Pada Tanggal 11 desember 2015 Terdakwa AA, S.ST.Pi menyetujui pembayaran uang muka kepada TerdakwaPT, ST Alias KP selaku Kontraktor Penyedia Barangsebagai uang muka sebesar 30 % (tiga puluh persen) sebanyak  509.876.400 (lima ratus Sembilan juta delapan ratus tujuh puluh enam ribu empat ratus rupiah) uang tersebut masuk ke Rekening CV.ADIYATMA
  • Kemudian Terdakwa PTmelakukan pemesanan beberapa item barang mesin Peralatan pembuat Krupuk ke CV.MULTIRAYA SOLUSINDO MALANG yang merupakan Distributor Peralatan mesin Pembuat Kerupuk dan perusahaan pendukung dari perusahaan CV.ADIYATMA di saat melakukan penawaran di ULP Kabupaten Bangkep.
  • pada tanggal 23 Desember 2015Terdakwa PT., ST Alias KP mengirim 25 item barang dan barang mesin kerupuk ikan tersebut tiba di salakan (ibu Kota Kabupaten Banggai Kepulauan) pada Tanggal 02 Januari 2016 dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa barang pada Tanggal 12 Januari 2016, ternyata barang-barang mesin kerupuk ikan tersebut belum lengkap (kurang dari 1 set Peralatan Pembuat Kerupuk yang berjumlah 30 (tiga puluh) item barang, sehingga terlambat menyerahkan barang.
  • Terdakwa AA S.ST.Pi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) seharusnya telah melakukan pemutusan kontrak namun hal tersebut tidak dilakukan. Selain itu Terdakwa AA, S.ST.Piselaku PPK tidak melakukan Pengawasan di lapangan tentang progress penyedia dalam menjalankan pekerjaan, karena per Tanggal 31 Desember 2015 berakhir masa kontrak
  • Dari uang muka 30 % sebesar Rp.509.876.400 (lima ratus Sembilan juta delapan ratus tujuh puluh enam ribu empat ratus rupiah), sebesar Rp.300.000.000 (tiga ratus juta rupiah) dibayarkan kepada Distributor Barang CV.MULTIRAYA SOLUSINDO MALANG pada Tanggal 18 Desember 2015 atau molor selama 24 hari
  • Terdakwa WA, S.Piselaku PPTK, yang merupakan Tim Pendukung serta mengetahui tentang progress Pekerjaan di lapangan tidak memberikan masukan kepada Terdakwa AA, S.ST.Pi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tentang hambatan-hambatan serta kemampuan penyedia barang dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan melainkan Terdakwa WA, S.Pi sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dan Terdakwa UU S.sos selaku PA/KPA mendukung serta menyetujui untuk dilakukan pencairan Dana dengan ikut bertanda tangan dalam dokumen-dokumen Pencairan uang hingga 100 % padahal progress pengadaan belum sampai 100% hingga berakhirnya masa kontrak pada tanggal 31 Desember 2015.
  • Akibat perbuatan para Terdakwadalam Proyek Pengadaan Mesin pembuat Kerupuk ikan sebanyak 4 set di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai kepulauan Tahun Anggaran 2015, keuangan Negara/Daerah dirugikan sebesar 401.698.000 (empat ratus satu juta enam ratus Sembilan puluh delapan ribu rupiah).
Updated: April 10, 2017 — 8:55 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kejari-Banggai © 2015 MediaWeb